Arsip untuk Mei, 2008

Kelinci Di Jual

Insya Allah, kandang abang rabbit bakal penuh lagi sama kelinci-kelinci nih, baik kelinci yang lahir dari farm kami yang kecil maupun kelinci pasokan dari farm sahabat kami di bandung. Tapi saking penuhnya, abang rabbit mau melepas salah satu kelinci yang sudah besar, dan sebentar lagi bisa menjadi indukan.

Jenisnya hotot, umurnya saat ini 5 bulan kurang 1 minggu. Sehat, lincah, dan banyak makannya.
Mau di lepas 150.000 aja.
Silakan yaa teman-teman. Di tunggu kehadirannya :)

Komentar bertahan »

Check out my Slide Show!

Komentar bertahan »

Penyakit Kelinci

Banyak dari sebagian teman-teman yang sering banget komentar, “kelinci itu lucu tapi terlalu gampang mati”

Dan komentar ini memang sebagian besar ada benarnya juga, jumlah kematian kelinci yang di sebabkan penyakit cukup tinggi, bisa berkisar 15% – 40%. Nah kematian yang paling tinggi terjadi dari masa kelahiran hingga penyapihan.

Faktor penyebab timbulnya penyakit bisa di sebabkan beberapa hal, misalnya : 1. Kelemahan dalam menjaga sanitasi kandang 2. pemberian pakan berkualitas jelek, 3. volume pakan kurang, 4. air minum kotor atau kurang, 5. kekurangan zat nutrisi (protein, vitamin, mineral), 6. tertular kelinci lain yang menderitasakit, 7. perubahan cuaca, 8. dll

Kelinci sakit menunjukkan gejala yang cukup mencolok. Antara lain lesu, nafsu makan hilang, mata sayu, dan suhu badan naik turun. Untuk kelinci yang sakit baiknya di masukkan ke kandang karantina, untuk di rawat sendiri.

Nah untuk posting kali ini abang rabbit mau membahas penyakit kelinci yang sering menyebabkan kematian :

  • Enteritis Kompleks Penyakit ini menyerang alat pencernaan, dan menjadi penyebab kematian paling umum pada kelinci di peternakan. Korbannya anak-anak kelinci yang masih menyusu. Anak kelinci yang sembuh dari penyakit ini pertumbuhan selanjutanya kurang baik. Dikalangan peternak, penyakit ini di kenal dengan beberapa nama, antara lain kembung, mencret, dan bloat. Penyebabnya bisa karena udara lembap, basah, atau terkena angin malam secara langsung, dan cuaca jelek. Kembung juga bisa di sebabkan salah makanan, karena perbandingan serat kasar,protein, dan lemak tidak tepat. Gejala kembung, kelinci berdiri dengan posisi membungkuk, kaki depan agak maju. Daun telinga turun, mata suram memincing. Gigi berkerokot menahan sakit. Kelinci tampak haus, selalu mendekati air minum. Kaki depan di masukkan ke dalam tempat air minum. Ketika buang kotoran, warnanya hijau gelap, bau, lendir menggantung pada dubur. Penyebabnya kandungan serat kasar pakan terlalu tinggi, lebih dari 22%. Pengobatannya dapat dilakukan dengan menyingkirkan hijauan dan air minum yang tersedia.Selama satu hari kelinci diberi pakan hay atau daun kacang kering, diobati dengan antibiotik yang di berikan pada makanan induk yang sedang menyusui atau ke dalam air minumnya. Setelah sembuh dapat diberi pakan seperti biasa. Secara umum enteritis kompleks terjadi karena kelinci salah makanan, jenis makanan yang di berikan tidak cocok atau sering berubah macamnya, terlalu banyak makan hijauan basah, cuaca jelek,kondisi kandang jelek, dan anak kelinci terlalu cepat disapih. Kelinci dewasa yang kurang serat kasar, atau anak kelinci yang terlalu banyak memeperoleh serat kasar juga mudah terserang enteritis kompleks.
  • Pasteurellosis Penyakit ini sering menyerang kelinci dewasa, baik jantan maupun betina. Penyakit ini menyerang alat pencernaan. Penyebabnya kuman Pasteurella multocida. Serangan dimulai dari saluran pencernaan bagian atas. Infeksinya menjalar pada organ-organ lain, terutama uterus, testicles, dan kelenjar susu. Pencegahannya dapat dengan membuang kotoran yang lebih sering dengan dikombinasikan adanya ventilasi yang baik dapat mengurangi timbulnya penyakit karena pasteurellosis.
  • Young Doe Syndrome Penyakit ini terjadi pada kelinci-kelinci betina pada kelompok kelahiran yang pertama dan kedua. Penyebabnya adalah septicemia akibat mastitis sehingga terjadi bengkak pada kelenjar susu. Kuman stapphylorus aureus memasuki kelenjar susu melaui luka pada kelenjar atau puting susu. Karena mastitis, suhu badan induk panas, nafsu makannya kurang. Puting susu bengkak dan keras, sehingga induk tak mau menyusui anaknya. Anaka-anak kelinci mati karena tak mendapatkan susu dari induknya. Induk sakit diisolasi. Penyakitnya dapat di sembuhkan kalau belum terlambat. Obatnya, suntikan dengan Penicilin, Dexatozoon, Sulmethonl, Sulfa Strong atau Oxylin. Selain itu, kandang dibersihkan, di semprot atau di cucui dengan Asepto. Anak-anak kelinci selama induknya sakit di pelihara di kandang lain, diberi Rabbit milk, atau lebih mudahnya bisa di berikan susu kambing etawa sebagai alternatif.
  • Kokkidiosis, Penyakit ini terutama menyerang kelinci yang di pelihara di atas lantai. Penyebabnya kuman parasit (protozoa) yang menyerang usut atau hati. Parasit yang menyerang hati banyak menimbulkan kematian pada anak kelinci. Hati yang terserang kokkidiosis terlihat bercak-bercak puktih kalau di bedah. Penularan penyakit lewat mulut. Bibit penyakit lewat mulut. Bibit penyakit tertelan lewat makanan, air minum, atau sesuatu yang mengandung penyakit yang dijilati kelinci.Pada musim hujan yang panjang dan kondisi peternakan kotor, serangan penyakit ini mudah sekali timbul. Gejala nya kokkidiosis antara lain nafsu makan turun, badan kurus, lesu, dan berat badan terus merosot. Gigi berkerot-kerot menahan sakit, beraknya mencret bercampur darah atau berlendir putih. Pengobatannya, kelinci sakit di obati dengan obat-obatan yang mengandung sulfa untuk menghambat diare. Misalnya, sulfa quinoxalin, Trisulfa, Sulfa Strong, dan Noxal. Dapat juga diobati dengan Stop Diare yang mengandung Tetracycline, atau Eludron yang berupa obat tetes. Sanitasi kandang dan lingkungan dilakukan ketat. Kandang harus bersih dan berventilasi baik. Udara dalam kandang pun segar karena sirkulasinya bagus. Membatasi kunjungan orang dipeternakan dan menjaga kualitas ransum agar bersih dan bermutu baik juga harus dilakukan.
  • Sembelit penyakit ini menunjukkan gejala tak bisa berak. Kencing sedikit sekali. Kelakuan kelinci sangat gelisah. Penyebabnya, pemberian ransum kering kurang diimbangi dengan kebutuhan air minum yang cukup. Imbangan serat kasar dalam ransum kering dengan pakan hijauan kurang tepat. Kelinci kurang gerak karena kandang terlalu sempit. Pengobatannya dilakukan dengan memberi kelinci air minum sebanyak-banyaknya. Sediakan banyak hijauan, sayuran, atau buah-buahan. Selain itu, lepaskan kelinci di luar kandang agar mendapat udara segar dan bergerak sebanyak-banyaknya. Pakan yang seimbang antara ransum kering dan hijauan dapat mencegah terjadinya sembelit. Air minum dicukupi, tambahkan vitamin dan mineral untuk pelengkap gizinya. Kandang yang sudah sempit diganti dengan yang lebih lebar agar kelinci yang tinggal di dalamnya nyaman.
  • Pilek, gejalanya mudah hidung kelinci mengeluarkan lendir berwarna jernih atau keruh, selain itu juga sering bersin-bersin. Kaki depan selalu berusaha menggaruk hidung. Kaki dan bulu badannya ikut basah. Mata sembap, basah, berair. Penyebab penyakit susah dipastikan, mungkin bakteri atau virus. SIfat penyakit sangat menular, menyerang selaput lendir pada saluran hidung. Infeksi dapat menyebar ke tenggorok dan paru sehingga menimbulkan sesak napas. Langkah penanganannya, penderita harus di rawat. Hidung yang penuh ingus disemprot larutan antiseptik, kerak yang mengeras dibersihkan dengan air hangat. Obati kelinci dengan antibiotik seperti Penicilin atau Anticold. Penyakit pilek mudah timbul kalau lingkungan kandang lengas dan basah. Sirkulasi udara yang jelek cepat membantu penyebarannya. Penularan pilek dapat dicegah kalau sanitasi kandang baik, populasi kandang tidak padat, volume pakan cukup dan tinggi nilai gizinya, ternak banyak bergerak, dan cukup mendapat sinar matahari pagi setiap hari.
  • Pneumonia alias radang paru menyerang alat pernapasan, yaitu paru-paru. Penyebabnya kuman Pasteurella Multocida. Gejalanya, kepala sering diangkat tinggi-tinggi karena susah bernapas. Mata dan telinga kebiru-biruan, kadang-kadang keluar cairan bernanah. Kotorannya encer. Penyakit ini biasanya menyerang kelinci yang kondisi badannya agak menurun, terutama induk menjelang melahirkan anak kedua atau ketiga kalinya. Penyebab awal,kelinci di kandang sering terkena aliran angin langsung., udara di dalam kandang lembap, dan pakan bergizi buruk.Penyakit radang paru sukar disembuhkan, kecuali kalau penderita memperoleh pengobatan ketika gejala sakit masih pada tahap permulaan. Obatnya Penicillin, Oxylin, atau Sulfa Strong yang diberikan lewat suntikan.
  • Kudis, penyakit ini menimbulkan gatal-gatal. Bagian tubuh yang terserang mula-mula kepala, lalu menjalar ke mata, hidung, kaki, dan kemudian seluruh tubuh. Penyebabnya kutu Sarcoptes Scabiei sehingga penyakitnya disebut scabesiosis alias kudis. Kutu kudis berbentuk hampir bulat, berkaki empat pasang. Kutu jantan berukuran 0,2-0,24 mm, sementara betina 0,33-0,6 mm, kutu berkembang biak dengan telur, sekali bertelur 40-50 butir. Kutu betina masuk di bawah kulit dengan merusak lapisan kulit bagian atas. Kerusakan kulit menimbulkan luka dan gatal-gatal. Akibatnya timbul infeksi kulit. Kulit kemerah-merahan, bulu rontok, disertai gatal-gatal yang menyiksa. Saking seringnya kelinci menggaruk-garuk dan menggosok-gosokkan badan pada dinding kandang, seluruh badan kelinci akan penuh koreng. Badannya cepat kurus, makan tak mau, dan akhirnya bisa mati. Kelinci terkena kudis harus disingkirkan di kandang isolasi. Bersihkan kandang yang dihuni, lalu disemprot disenfektan (obat pembasmi hama; Asuntal, Neguvan, Notick) dengan cermat. Kandang dijemur dan dibiarkan kosong minimal sampai 15 hari. Untuk penanganannya,kelinci sakit di cukur bulunya di sekitar bagian yang kudisan. Cuci lukanya dengan air hangat. Setelah bersih dan di lap kering, olesi luka dengan obat kudis, misalnya salep belerang, Caviam, atau Scabicid Cream. Pengobatan dilakukan setiap dua hari sekali.
  • Kanker Telinga, penyakit ini di tandai rasa gatal dan sakit pada telinga yang terserang. Kepala sering digoyang-goyangkan dan di geleng-gelengkan. Daun telinga digosok-gosokkan segingga kulit telinganya yang putih menjadi kemerah-merahan. Cairan keluar dari jaringan yang rusak, lalu mengeras membentuk kerak. Kelinci yang terserang menjadi kurus karena gelisah dan tak tenang. Penyakit ini di sebabkan kutu yang hidup di permukaan kulit sebelah dalam telinga. Pada pangkal telinga agian dalam terdapat endapan sisik kekuning-kuningan. Kelinci yang sehat hidup berdekatan dengan penderita harus ikut diobati karena penyakit mudah menular. Bagian telinga yang terserang diolesi dengan obat pembasmi kutu. Obat dibuat dengan campuran 1 bagian jodium, 25 bagian minyak kelapa, dan 10 bagian alkohol. Obat di oleskan menggunakan kapas.

oke deh teman-teman segitu dulu yaa abang rabbit nulis ttg aneka penyakit kelinci. Sebenarnya sih masih banyak lagi, masih ada Ring worm, Favus, dll. Nanti pasti di lanjutin deh :)

Source : Buku Kelinci Potong & Hias By B Sarwono

Komentar (202) »

Kelinci Scabies Yang Sedang Hamil

Banyak kasus yang terjadi indukan kelinci yang sedang hamil terkena scabies. Scabies ini sendiri sebenarnya di sebabkan oleh kutu yang ukurannya kecilllll sekali. Kutu ini menjalar dan beranak pinak di sekitar kulit kelinci. Ciri-ciri kelinci terkena scabies sering garuk-garuk atau menggeleng-gelekkan kepalanya, karena daerah yang pertama di serang biasanya adalah telinga. Warna kulit pun lama-kelamaan akan memerah dan sedikit bersisik. Sebenarnya hal ini bisa di tanggulangi dengan suntikan anti scabies, hanya sayangnya kelinci yang sedang hamil tidak boleh di suntik karena bisa menyebabkan keguguran.

Jadi gimana dong????

Selain suntikan sebenarnya bisa juga dengan obat oles yaitu campuran alkohol, yodium, dan sulfur. Untuk lebih mudahnya sih bisa di beli di dokter hewan.Atau juga memakai salep, namanya scabiesced. Tapi bukan berarti mudah loh mengobatinya kelinci dengan salep atau obat oles, karena tabiat kelinci yang suka sekali menjilat-jilat. Tapi untuk indukan hamil cuma ini cara yang aman, setidaknya minim resiko.

Nah setelah indukannya melahirkan selang 3-4 hari baru deh kita boleh menyuntik anti scabiesnya. Selang hari itu untuk meminimalkan tingkat stress kelinci paska melahirkan. Kelinci yang sedang menyusui tapi terserang scabies terkadang suka ogah menyusui anaknya, ini di karenakan gatal yang amat sangat yang menderanya, membuatnya tidak betah sedikit berdiam diri ketika anaknya menyusui. Dan akibat terparahnya si anak bisa mati karenanya.

Jadi langkah yang sebaiknya di ambil :

1. Obati ibu kelinci yang sedang hamil dengan obat oles atau salep untuk sementara.

2. Setelah melahirkan selang 3-4 hari bila scabiesnya belum sembuh silakan suntik anti scabies.

3. Bila si ibu tidak mau menyusui anaknya pisahkan terlebih dahulu si anak dengan ibunya, dan untuk sementara berikan susu kambing etawa untuk pengganti susu ibunya, setidaknya agar si anak mampu bertahan tanpa susu ibunya.

4. Setelah sehari ibunya di suntik kembalikan si anak-anak kelinci tadi ke pelukan ibunya dong, biar bagaimanapun mereka lebih suka susu kelinci ketimbang susu kambing :)

Salam

Abang Rabbit

www.tentangkelinci.wordpress.com

Komentar (2) »

Kelinci Penggemar Wortel

Maukah kalian belajar lebih banyak tentang kelinci, makhluk kecil cantik yang kadang-kadang kita pelihara di rumah sebagai binatang kesayangan? Kita selalu ingat akan mereka dengan bulu putih saljunya, yang menyenangkan saat dibelai, dan juga pada cara mereka mengerat wortel. Mari kita teliti beberapa sifat menarik binatang ini, yang barangkali belum begitu kita kenal.

Jika kalian mencoba mendekati kelinci, kalian pasti mengakui betapa cepatnya mereka lari. Tahukah kalian bahwa binatang ini dengan mudah dapat merasakan kehadiran musuhnya melalui telinganya yang panjang, bahkan ketika kepala mereka merunduk saat makan rumput? Berkat pendengaran mereka yang tajam kalian akan sukar mendekat tanpa sepengetahuan mereka. Segera, mereka akan merasakan suara atau gerakan kecil dan akan lari menjauh.

Kelinci memiliki panjang 50 sampai 70 sentimeter ketika tumbuh dewasa. Kaki belakang mereka lebih panjang dan lebih kuat daripada kaki depan. Itulah mengapa mereka dapat berlari dengan kecepatan 60 sampai 70 km per jam dan dapat meloncat ke depan dengan jarak 6 meter sekali waktu. Kelinci bergerak lebih cepat daripada sebuah mobil yang berjalan di perkotaan.

Semua kelinci memiliki sifat-sifat ini semenjak lahir. Allah telah menciptakan mereka sebagai pelari cepat dan dengan demikian memungkinkan mereka lolos dari pemangsanya dengan mudah.

Menurutmu jawaban apa yang akan muncul jika seekor kelinci ditanyai: “Apa makanan kesukaanmu?” Ya, kalian benar. Mereka akan menjawab “wortel”. (Sementara itu, ingat juga bahwa wortel bagus untuk kesehatan mata). Baiklah, tahukah kalian bahwa kelinci hidup dalam lubang-lubang yang mereka gali di bawah tanah, dan bahwa wortel tumbuh ke dalam tanah juga? Sebagaimana kalian tangkap maksud dari pertanyaan ini, wortel telah diciptakan dengan sifat yang amat cocok dengan kebutuhan kelinci.

Juga bagi kita, manusia, Allah membuat segala sesuatu mudah untuk digunakan. Misalnya, jeruk yang kalian makan di musim dingin. Jika tidak terbagi-bagi, akan sangat sukar bagi kalian untuk memakannya, karena jeruk sangat berair. Akan tetapi, Allah, Yang menciptakan segala sesuatu di sekelilingmu, juga menciptakan buah lezat penuh vitamin C ini dalam bentuk terbagi-bagi, siap disantap, dalam kemasan khususnya. Kini kembali pada kelinci! Seekor kelinci dapat dengan mudah mengerat wortel dengan gigi-gigi depannya yang selalu tumbuh yang juga menjadikannya terlihat manis.

Selain kebutuhan makannya, Allah memberikan makhluk hidup berbagai sifat yang memudahkan kehidupan mereka. Berbagai jenis kelinci dengan sifat yang berbeda hidup di muka bumi ini. Kelinci yang hidup di daerah dingin, misalnya, umumnya berwarna putih. Ini merupakan sifat penting yang membuat mereka tidak terlihat di atas salju dan memungkinkan mereka bersembunyi dengan mudah. Kelinci liar, yang biasanya lebih besar dari kelinci-kelinci lainnya memiliki kaki dan telinga lebih panjang. Sementara itu, kelinci gurun di Amerika, memiliki telinga yang amat besar. Telinga ini membantu kelinci mendinginkan tubuh.

Di alam, kebanyakan binatang hidup dalam wilayah yang mereka tandai untuk mereka sendiri. Hal ini mirip dengan kita yang hidup dalam rumah yang nyaman dan dikelilingi oleh anggota keluarga kita. Binatang dan kelompok binatang biasanya menghindar dari memasuki wilayah binatang lain. “Meninggalkan bau” merupakan satu cara yang dipakai oleh para binatang untuk menandai wilayah mereka. Rusa, misalnya, meninggalkan zat dengan bau seperti “ter” pada ranting-ranting panjang dan rerumputan untuk menandai wilayah mereka. Zat ini, yang dikeluarkan dari kelenjar di bawah mata, memberitahukan pada rusa lainnya bahwa kawasan tersebut telah dihuni. Di lain pihak, rusa kutub memiliki kelenjar bau pada ujung kaki belakang yang dengannya mereka menandai wilayah kekuasaan mereka. Kelinci menandai wilayah kekuasaannya dengan kelenjar pada dagunya.

Seperti yang telah kita lihat, Allah menciptakan binatang dengan sifat penting yang sangat menarik. Mempelajari semuanya ini membuat kita kagum pada ciptaan Allah yang tanpa cela. Kita ingat bahwa Allah adalah Pencipta kita dan kita bersyukur kepada-Nya. Ingatlah bahwa Allah memerintahkan manusia untuk memikirkan nikmat-Nya dan pandai bersyukur. Dalam Alqur’an Allah berfirman bahwa Dia akan memberi pahala bagi yang bersyukur

http://www.harunyahya.com/indo/anak/pesonaalamsatwa01.html

Komentar (2) »

Di Jual- Di Jual….

Lagi nih, Abang Rabbit mau jualan kelinci lagi. Tapi koleksi kali ini di jamin deh lebih bikin greget para pecinta kelinci deh…Buat temen-temen jangan sungkan-sungkan mampir yaa ke rumah buat liat-liat koleksiku, gak beli juga gak apa-apa kok :)

Nah ini dia nih koleksi abang rabbit yang terbaru :

1. Californian


kelinci ini memiliki ciri khas perpaduan hitam putih yang kontras, hitam pada hidung, ujung2 kaki dan kupingnya dengan putih pada badan dan wajahnya, amat mirip dengan himalayan, kelinci ini amat jarang ditemui dijakarta karena memang populasinya yang masi sedikit. so …. buruuuuuan deh stock cuman satu ni.. :)

2. Dwarft Hotot

Kelinci mungil nan lucu ini punya ciri khas berkuping kecil/pendek,wajahnya bulat…
umurnya sudah 2 bulan lebih saat ini… :)

Cocok untuk hadiah anak-anak, karena siapapun pasti gemas melihat Dwarft hotot ini.


3 Nutria Rex

Pertama kali megang si brownies (coklat yang manis) ini, baik orang dewasa maupun anak-anak komentar pertamanya selalu sama “wah bulunya halusss banget” :)
Umurnya sudah 3.5 bulan, betina, lincah bangettt.. the one of my favorit

4. Tri Color Dutch

Ini juga kelinci unik loh, jarang ada…
biasanya kan dutch cuma punya 2 warna, tapi ini 3 warna, lucu banget deh. Umurnya sudah 3.5 bulan lebih, hampir 4 bulan.

Ini juga cuma satu loch stocknya ….

siapa cepat dia yang dapat

5. Dutch Black and White
Seperti pada umumnya ducth, warnanya hitam putih rata pada tubunya, umurnya masih 1.5 bulan, masih kecil sih memang, kelaminnya betina. Melihat dutch seperti melihat boneka, belang sempurnanya benar-benar cantik. Dan wajahnya yang innocent, duh jadi pengen gendong-gendong terus dehh.

6. Fuzzy Lop

Umurnya sudah 2.5 bulan, betina. warnanya cantik banget deh, abu-abu campur putih.

Cocok buat di jadikan indukan. Fuzzy lop juga termasuk salah satu favorit saya.

7. Rex Albino

Jenis ini tergolong jarang loh, albino, jadi seluruh tubuhnya putih semua, kelaminnya jantan, umurnya sudah 1.5 bulan.

Saya menamakannya snow, karena putihnya seputih salju…

lembut dan cantik :)

8. Pulm

Pulm termasuk jenis kelinci besar, tapi yang ini masih kecil 1.5 bulan, kelaminnya betina

9.Netherland DWARF


Komentar (53) »