Archive for November, 2009

Data Biologi Kelinci

 

Data Biologi Kelinci

  • Masa hidup: 5 – 10 tahun
  • Masa produksi: 1 – 3 tahun
  • Masa bunting : 28-35 hari (rata-rata 29 – 31 hari)
  • Masa penyapihan : 6-8 minggu
  • Umur dewasa: 4-10 bulan
  • Umur dikawinkan: 6-12 bulan
  • Masa perkawinan setelah beranak (calving interval): 1 minggu setelah Anak disapih.[rujukan?]
  • Siklus kelamin : Poliestrus dalam setahun bisa 5 kali bunting
  • Siklus berahi: Sekitar 2 minggu
  • Periode estrus : 11 – 15 hari
  • Ovulasi: Terjadi pada hari kawin (9 – 13 jam kemudian)
  • Fertilitas: 1 – 2 jam sesudah kawin
  • Jumlah kelahiran: 4- 10 ekor (rata-rata 6 – 8)
  • Volume darah: 40 ml/kg berat badan
  • Bobot dewasa: Sangat bervariasi, tergantung pada ras, jenis kelamin, dan faktor pemeliharaan

 

http://id.wikipedia.org/wiki/Kelinci

Iklan

Comments (4) »

Penyakit Kulit Pada Kelinci

Moulting (Ganti bulu)

Banyak orang yg memelihara kelinci tidak tahu bahwa kelinci itu bisa ganti bulu.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pemilik kelinci soal ganti bulu ini.

Kelinci liar ganti bulu dua kali dalam setahun, tetapi kelinci peliharaan memiliki periode ganti bulu yang berlainan. Ada yang ganti bulu secara rutin… misalnya kelinci berbulu panjang akan ganti bulu jika tidak mendapatkan sirkulasi udara yang bagus. Banyak kelinci yang ganti bulu memiliki tanda/ciri-ciri yang disebut “tide mark”. Di daerah yang sedang ganti bulu, kulitnya akan terlihat berwarna gelap. Di daerah yang berwarna gelap inilah, bulu baru akan tumbuh. Beberapa jenis kelinci yang berbulu panjang atau lebat dapat terlihat pitak jika sedang ganti bulu. Ini adalah sesuatu yang normal.

Kelinci yang sedang ganti bulu membutuhkan grooming (dimandikan, disisir, dan semacamnya) yang teratur supaya bulu yang rontok tidak terhisap dan menganggu usus/pencernaan si kelinci. Kelinci yang sedang ganti bulu perlu diberi hay/jerami yang sangat penting supaya usus/pencernaan kelinci tetap lancar.
Waspadalah dengan gejala-gejala gangguan pencernaan. Misalnya di kotoran terlihat ada bulu-bulu. Jika Anda menemukan gejala seperti ini tetapi kelinci Anda masih terlihat sehat, Anda dapat memberikan obat antibiotik (liquid paraffin) sebanyak 5-10 ml. Tetapi jika kelinci Anda terlihat lemas/lesu, dia mungkin mengalami gangguan pencernaan yang parah. Kalau sudah seperti ini, segera ke dokter hewan.

Dalam proses ganti bulu ini, kadangkala ada bulu-bulu yang tidak rontok terutama di bagian pantat (tepat di atas ekor) dan atau bagian perut. Gunakan sisir kucing untuk melepaskan bulu-bulu tersebut.

Ringworm (Cacing gelang)

Ringworm bukan penyakit cacingan, tetapi penyakit akibat infeksi jamur. Gejala penyakit ini adalah iritasi kulit (Mungkin kayak penyakit panu kali yah?)di sekitar kepala yang menimbulkan rasa gatal-gatal. Ringworm harus dibedakan dengan penyakit lain seperti scabs (keropeng) yang memiliki gejala-gejala yang mirip.

Ringworm dapat diobati dengan dua cara:
Cara pertama: Gunakan salep anti jamur di daerah yang bermasalah.
Cara kedua: Gunakan obat anti jamur yang disuapkan ke kelinci. Obat ini bekerja menumbuhkan bulu/rambut sehingga jamur akan mati. Efektifitas obat ini bisa membutuhkan waktu selama beberapa minggu.

Ringworm termasuk ‘zoonosis’ (Penyakit yang dapat menular ke manusia). Jadi berhati-hatilah ketika menyentuh/memegang kelinci yang terinfeksi.

Sumber infeksi dapat melalui hay (jerami), tanah, atau kucing rumah. Kelinci juga bisa tertular ringworm dari manusia. Jadi, jangan lupa untuk melindungi kelinci Anda dari orang-orang yang terinfeksi ringworm.

Infeksi Tungau

Cheyletiella adalah semacam tungau yang sering menyebabkan penyakit kulit pada kelinci. Nama lengkap latinnya: Cheyletiella, Sarcoptes scabiei (Scaby) atau Notoedres cati.

Ciri-ciri infeksi Cheyletiella ini adalah terdapat ketombe di daerah kulit tertentu (seringkali di punggung. Bisa juga di atas ekor atau tengkuk leher). Ketombe ini disebut juga “ketombe berjalan” sebab kita bisa melihat ketombe itu bergerak-gerak karena aktivitas para tungau. Tungau-tungau itu sendiri tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.

Tungau-tungau itu memakan keratin. Oleh karena itu infeksi terjadi di daerah yang banyak bulu-bulu mati: daerah yang sulit dijangkau oleh kelinci untuk digaruk/disisir. Jadi jika kelinci anda sedang bermasalah (sakit gigi, penyakit tulang, kakinya keseleo, obesitas,kekurangan gizi), periksa dengan teliti apakah kelinci Anda kena tungau atau tidak. Segera ke dokter hewan, jika Anda melihat ada gejala penyakit ini.

Cheyletiella dapat menular ke manusia. Jika kelinci Anda terinfeksi tungau, Anda perlu rajin membersihkan rumah, dan mengganti bedding (alas dassar) kelinci. Sebab Cheyletiella kuat bertahan hidup dan dapat menginfeksi kelinci kembali. Konsultasikan dengan dokter hewan Anda untuk memberantas tungau ini secara tuntas.

Fur mites (Tungau bulu)

Fur mites berbeda dengan Cheyletiella, dan jarang ada orang yang mengetahui tungau ini. Mereka biasanya akan menyerang kulit pinggul sampai ke ekor.

Ukuran fur mites sedikit lebih besar dibandingkan dengan Cheyletiella. Tungau ini dapat dilihat dengan mata telanjang sebagai butir-butir kecil yang bergerak-gerak. Warna mereka kontras dengan warna bulu kelinci yang terserang. Hal ini mungkin terjadi karena tubuh tungau ini memiliki dua warna… Warna tubuhnya yang pucat mungkin akan kontras dengan warna bulu kelinci yang gelap dan sebaliknya.

Fur mites tidak menimbulkan masalah jika jumlahnya sedikit. Cara penanggulangannya mirip dengan penanggulangan pada infeksi Cheyletiella.

Ear mites (Tungau telinga)

Tungau telinga Psoroptes cuniculi menyebabkan penyakit yang disebut sebagai “canker”. Tungau menyerang kulit telinga sehingga menimbulkan iritasi kulit. Iritasi kulit ini dapat membentuk kotoran kuping yang keras dalam jumlah banyak (Kelincinya bisa conge-an kali yah maksudnya? ).

Gejala awal penyakit ini kurang terlihat. Kelinci bisa terlihat menggaruk-garuk telinganya atau kelinci merasa sakit jika kupingnya dipegang. Dalam dua minggu, akan terlihat jelas sisik berwarna abu-abu kecoklatan di dalam kupingnya. Jika tidak segera diobati, tungau dan kotoran kuping akan tumpah berceceran ke pipi dan kupingnya.

Penyakit ini perlu diobati melalui konsultasi dengan dokter hewan. Jika kelinci Anda terlihat sangat sakit, mintalah dokter hewan memberinya penawar rasa sakit. Antibiotik juga diperlukan untuk memberantas infeksi bakteri lain. Antibiotik ini dapat diteteskan langsung ke dalam telinga atau disuntikan/disuapkan ke kelinci. Kadang-kadang, proses pembersihan kotoran kuping bisa menimbulkan rasa sakit yang luar biasa bagi kelinci. Jika demikian, kotoran kuping yang keras itu perlu dilunakkan dulu dengan obat. Kemudian kelinci perlu dibius ketika proses pembersihan kotoran itu dilakukan.

Kutu (Fleas)

Kelinci peliharaan jarang terkena kutu. Tapi kelinci peliharaan mungkin dapat tertular kutu dari hewan anjing dan kucing. Ada vaksinasi khusus untuk mencegah penyakit ini. Di Inggris, flea collar (kerah kutu) disarankan untuk dipakai kelinci yang terinfeksi kutu.

Wounds (luka)

Luka pada kelinci bisa jadi bisul/bengkak bernanah. Oleh karena itu, luka luar harus dengan telaten dibersihkan.

Goresan dan luka potong kecil dapat diobati dengan mandi air garam (satu sendok makan untuk 0,568 liter air hangat). Tetapi luka luar yang parah perlu diobati dokter hewan. Luka luar yang besar mungkin perlu dijahit (yang kadang-kadang perlu pembiusan) dan diberi antibiotik untuk mengurangi risiko terkena infeksi.

Luka luar lebih mudah dijahit kalo masih baru. Walau gitu, luka luar tidak harus segera diobati saat itu juga. Dengan kata lain, jika seekor kelinci memiliki luka luar saat tengah malam, pengobatannya di dokter hewan dapat ditunda sampai esok pagi. Kecuali luka luar akibat serangan hewan lain, atau pendarahan yang tidak berhenti walau ditekan langsung selama 20 menit.

Artikel asli ditulis oleh Dr Linda Dykes dan Owen Davies BSVc MRCVS. Artikel ini adalah revisi dari Linda Dykes bulan Februari 2002

Comments (46) »

Kelinci Juga Butuh Minum

Kelinci dapat kehilangan/menghabiskan hampir sebagian lemak dibagian tubuh depannya dan kehilangan lebih dari 50% pada tubuhnya untuk dapat bertahan hidup. Tetapi kekurangan cairan yang hanya sepersepuluh dari masa tubuhnya, maka bisa membawa petaka ke arah kematian kelinci tersebut.  Sama seperti manusia, bahwa air adalah kebutuhan yang sangat penting dan menjadi kebutuhan utama bagi setiap organ-organ tubuh. Tanpa air, tidak ada sari-sari makanan yang bisa diserap. Pengeluaran limbah-limbah yang berbahaya bagi tubuh kelinci melalui urine juga sangat tergantung dari kecukupan jumlah air yang diberikan.

Lha kan kelinci sudah makan sayur/daun-daunan yang mengandung banyak air?. Betul tetapi air yang dihasilkan tersebut jumlahnya adalah sangat kecil dan air tersebut dinamakan “Metabolic water” atau air hasil metabolisme tubuh. Ibarat kelinci makan sayuran itu seperti kita makan sayur juga kan tetap butuh air minum to. 

Kebutuhan akan air bagi kelinci adalah sangat bervariasi, dilihat dari faktor usia bahwa kelinci yang masih mudah membutuhkan air lebih banyak dari pada kelinci yang lebih tua dan kekurangan air pada saat awal kehidupan kelinci akan dapat memperlambat pertumbuhannya.  Faktor lainnya adalah faktor cuaca dan faktor pakan yang diberikan. Pada cuaca yang sangat panas dimana matahari bersinar terang, kelinci dapat kehilangan cairan sebanyak 100 cc per jam dan tentunya lebih sedikit (kurang dari 80 cc) pada saat musim mendung/hujan. Pemberian pakan yang tinggi serat, protein dan mineral juga sangat membutuhkan pemberian cairan yang lebih banyak.

Tidak semua pakan kelinci memiliki kandungan air yang sama, jika anda memberikan kelinci anda lobak/wortel maka kandungan air didalamnya adalah sekitar 95%, sayur-syuran / rumput sekitar 85% -97%, hay & concentrat adalah 55%. Dengan melihat komposisi air dari pakan yang anda berikan maka anda akan bisa memprediksi seberapa besar kebutuhan air bagi kelinci anda.

Jadi jangan pernah lupa untuk senantiasa mengontrol botol  minum kelinci Anda sebelum semuanya terlambat.

Sumber : friends,  nay4rabbit.wordpress.com/

Leave a comment »

Bahaya Udara Panas Bagi Kelinci

Bahaya Heat Stroke.

 

flam waduh panasnya…..

 

Kelinci tidak dapat bertahan lama hidup pada temperature diatas 34° Celsius, ia dapat dengan mudah terserang heat stroke. Oleh karena itu, apabila kelinci Anda dipelihara di outdoor, Anda harus menyediakan tempat berlindung baginya (shelter) yang jauh dari serangan sinar matahari langsung.

 

Tanda-tanda heat stroke sangatlah nyata bagi kelinci yang menderita heat stroke akan kesulitan dalam bernapas, ia akan terengah-engah (kelinci tidak akan pernah bernapas dari mulut, kecuali saat ia mengalami kesulitan dalam bernapas), kelinci juga akan merenggangkan tubuhnya untuk mendinginkan tubuhnya, dan biasanya akan tampak terkulai lemas. Apabila tidak segera ditangani, dan dipindahkan dari lingkungan yang panas, kelinci akan mengalami pusing, bertingkah aneh, dan dapat mengalami gangguan yang hebat.Kelinci yang memperlihatkan tanda2 kehilangan kesadaran dan mengalami gangguan hebat, biasanya sangatlah dekat dengan kemungkinan mengalami kematian. Segeralah meminta pertolongan pada Vet (dokter hewan) apabila kelinci Anda mengalami hal ini, karena ia akan membutuhkan infus (intravenous fluids) dan cortiicosteroids untuk mencegahnya mati karena shock. Heat stroke adalah kondisi yang sangat berbahaya, yang dapat berakibat sangat fatal ataupun menyebabkan kerusakan yang permanen. Anda harus segera merawat kelinci Anda yang menunjukkan tanda2 awal terserang heat stroke, seperti kesulitan bernapas dan tampak lemas.

 

Penanganan yang dapat Anda berikan pada kelinci yang terserang heat stroke, antara lain adalah dengan mendinginkan temperatur badan kelinci Anda, dengan air suam-suam kuku, atau dengan air yang bertemperatur sesuai suhu ruangan/ room-temperature water (jangan pernah menggunakan air dingin  karena rasa dingin yang datang secara mendadak dapat menyebabkan kelinci shock. Salah satu cara untuk mengecek suhu air adalah dengan menyentuh air menggunakan tangan Anda, sama halnya saat Anda mengecek air yang akan digunakan bayi Anda). Cara kedua adalah dengan membasahi kelinci Anda dengan air tadi, gunakanlah perantara handuk yang sudah dicelupkan ke air. Anda juga dapat membasahi tangan Anda, kemudian belai dan pijatlah kelinci Anda secara perlahan tepat pada bagian bulu dan kulitnya (ulangi terus tindakan ini). Selain cara2 yang telah disebut diatas, Anda juga dapat menyemprotkan air secara perlahan ke kelinci Anda, dan lanjutkan terus dengan memijatnya agar air dapat menyerap ke seluruh bagian bulunya, termasuk juga pada bagian tengkuk dan perut.

 

Pada kondisi ini, berikanlah kelinci Anda makanan2 yang lembut, misalnya sepotong apel ataupun pisang, dan pastikanlah bahwa Anda selalu menyediakan air yang dapat dengan mudah ia raih. Kelinci yang menampakan tanda2 tidak merespon lingkungannya, dapat Anda bantu dengan memberikan air melalui spet (ataupun alat suntik  tanpa jarum), secara perlahan kedalam mulutnya (tepat dibelakang gigi depannya). Hal yang terpenting adalah untuk selalu menjaga suhu badannya dengan cara2 yang telah dijelaskan sebelumnya karena sama halnya dengan manusia. Anda akan merasa nyaman dan suhu tubuh Anda akan turun ke posisi normal ketika kulit Anda basah.

 

Cara lain yang kami pelajari dari para peternak kelinci khususnya saat Australia mengalami musim panas yang sangat menyengat, mereka meletakkan botol soft drink yang telah dibekukan, kemudian meletakkan botol itu didalam kandang2 kelinci. Kelinci2 mereka akan merebahkan tubuhnya diatas botol tersebut (hal ini kebalikan dari fungsi botol penghangat). Sayangnya, cara ini tidaklah berhasil pada kelinci2 kita, karena mereka akan mencoba untuk mengerat botol tersebut, sehingga kita perlu menyingkirkan botol tersebut sesegera mungkin. Cobalah cara ini apabila Anda mau, tapi tetaplah awasi kelinci Anda, pastikanlah bahwa ia tidak mengerat botol tersebut, karena ia akan mengalami problem pencernaan apabila ia memakan plastik ini, yang tentu saja akan menimbulkan masalah yang lebih kompleks lagi.

 

Pikirkan pula dimana letak yang paling nyaman untuk meletakkan kandang kelinci Anda… saat cuaca hangat, meletakkan kandang kelinci dilantai biasanya jauh lebih nyaman dan dingin dibandingkan meletakkannya diatas meja. Lantai adalah tempat yang paling sejuk untuk meletakkan kandangnya, apalagi bila lantai Anda terbuat dari bahan yang sejuk ataupun berbahan kayu.

 

Walapun suhu tubuh kelinci Anda sudah mencapai posisi normal, dan tidak lagi mengalami kesulitan bernapas, Anda tetap harus mengawasinya karena saat ia mengalami serangan heat stroke untuk pertama kalinya, akan ada banyak kemungkinan bahwa suatu saat nanti ia akan mengalami hal yang sama, khususnya dibeberapa hari kedepan. Awasilah kelinci Anda, dan jagalah suhu tubuhnya, pijatlah ia dengan tangan Anda yang telah dibasahi saat Anda melihat tanda2 ia mulai kepanasan.

 

source: http://au.geocities.com/leaswebsite…heatstroke.html

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a comment »

Tips Memelihara Anak Kelinci

Membeli kelinci kecil memang menyenangkan, selain terlihat imut dan lucu, juga jinak. Bagi sebagian besar anak-anak akan senang bila memperoleh hadiah kelinci kecil tersebut. Tapi ingat … memelihara kelinci kecil gampang gampang susah. Selain suka ngambek makan juga kadang kurang bisa menyesuaikan keadaan dan akibatnya kelinci kecil bisa-bisa mati.

  • Kandang harus selalu bersih, sinar matahari bisa langsung masuk, tidak lembab dan usahakan terbuat dari ram-raman yang memungkinkan sirkulasi udara lancer. Baik terbuat dari bambu maupun kawat ram, yang terpenting landasan untuk pijakan dibuat rata (dari papan juga bisa) asal lobang-lobang untuk memungkinkan kotoran bias terus jatuh kebawah.
  • Ukuran kandang di sekat perekor. Minimal ukuran 50 x 50 cm. Buatkan tempat makanan tersendiri agak tinggi agar tidak terinjak-injak.
  • Bagi kelinci siap beranak siapkan kandang yang lebih luas. Siapkan pula kotak kecil yang diberi rerumputan kering agar hangat dan nyaman untuk persiapan anak kelinci lahir.
  • Makanan bisa dari hijau-hijauan, misalnya : rumput lapangan atau kangkung dan sayur mayur yang lain. Usahakan rumput maupun sayur yang diberikan dalam keadaan layu, kecuali makan sendiri di alam saat dilepas.
  • Jangan dicuci agar kadar air dalam sayuran sangat rendah. Selain makanan tersebut, kelinci juga menyukai ubi jalar maupun pohon, dedak/ bekatul, bungkil kelapa dan sebagainya. Usahakan makanan kelinci tidak satu jenis secara terus menerus. Hal ini akan menyebabkan kelinci manja dan susah makan makanan yang lain.
  • Pemberian makanan yang tepat sore hari kira-kira mulai jam 18.00 sampai pagi hari jam 07.00. (kelinci biasanya makan sepanjang malam). Siang hari boleh diberikan makanan tambahan secukupnya.
  • Sediakan tempat makan tersendiri agar tidak terinjak-injak dan terkena kencingnya sendiri.

Usahakan agar kelinci muda tidak secara terus menerus terkena tanah yang becek dan lembab. Sebab akan terkena penyakit gatal. Semoga trik singkat ini akan bermanfaat bagi penggemar kelinci, khusunya pemula.

Diambil dari berbagai sumber di Internet…

Comments (40) »

DIJUAL ANAKAN Fuzzy LOP

Hai rabbit lover, abang rabbit punya koleksi baru yang mau di lepas, anakan fuzzy lop… usia mereka akhir november ini sudah 2 bulan.

Anakan lop ini okeh punya lho, bapaknya itu F0, alias asli dari luar, kebetulan ada sobat abang rabbit yang pernah impor dari luar, beberapa waktu lalu. Ini dia nih foto bapaknya, abah namanya, abah ini juga bapak kandungnya si akang, yang fotonya pernah di upload abang rabbit di postingan lalu

Abah kawin sama manohara, si cantik yang semok dan jenong jidat nya 😀

Dan beginilah hasil nya……………..

Anak-anaknya abah dan manohara cuma ada 5 ekor. Dan yang mau di jual cuma 3 ekor, yang 2 lagi mau di jadikan indukan lagi oleh abang rabbit.

So… siapa cepat dia dapat ya…

Hubungi abang rabbit di 0811-1002776, kami tunggu ya 🙂

Comments (21) »

induk kelinci & Bayinya

Sering kali orang prihatin bahwa induk kelinci “tidak memberi makan bayi,” kadang-kadang karena dia tidak pernah terlihat bersama mereka. Ini adalah perilaku normal untuk kelinci. Dan induk tidak “berbaring” dengan keturunan mereka dengan cara yang sama seperti anjing dan kucing.

Kelinci domestik mempertahankan beberapa jejak genetik dari nenek moyang mereka Eropa liar, yang mengincar binatang oleh orang lain di alam. Induk kelinci naluriah bahwa tinggal bersama anak mereka akan memanggil perhatian pemangsa ke sarang. Kelinci dewasa memiliki aroma, sementara bayi tidak memiliki aroma yang kuat.

Kebanyakan induk kelinci tidak akan melompat ke sarang (atau kotak) untuk memeriksa bayi mereka di siang hari, meskipun dia biasanya menonton dari jarak yang aman. Ini adalah perilaku normal.

bahkan induk kelinci hanya sekali atau dua kali per hari dan hanya akan melakukannya ketika mereka merasa aman, biasanya hanya sebelum fajar dan / atau sesudah senja. Jika manusia dan anak-anak terus berkumpul di sekitar kandang, induk mungkin menjadi terlalu stres untuk merawat bayi.

Menciptakan Nest

Jika bayi tersebar, dingin dan tidak memiliki perut gemuk, induk membutuhkan bantuan untuk membuat kotak sarang yang tepat, dan bayi perlu kehangatan yg cukupan. Tidak ada bayi binatang menyusui bisa berhasil mencerna makanan jika suhu tubuh mereka di bawah normal. Hal ini sangat penting untuk mengerti.

Dalam kasus ini, menghangatkan bayi sebagai berikut: Letakkan botol air panas, diisi dengan air hangat (tidak panas) ke dalam sebuah kotak kecil apa pun. Jalur itu dengan bersih, kain handuk handuk dan tempat botol DALAM handuk. Sebuah wadah plastik kecil atau kantong plastik dapat digunakan jika perlu. Membuat ruang kecil di dalam sarang dan meletakkan bayi di dalam sarang pemanasan sementara.

Pastikan bayi tidak kontak langsung dengan air hangat (hal itu mungkin menjadi terlalu panas bagi mereka.) Pastikan bahwa handuk tidak memiliki lubang di dalamnya dan tidak usang, karena bisa memotong benang halus kulit halus mereka dan lubang bisa mencekik mereka harus mereka menggeliat melalui satu.

Sementara itu, siapkan sebuah kotak dan sarang yang tepat bagi induk, maka ia akan merasa aman ketika bayi kembali ke. Dapatkan kotak karton, atau membuat kayu satu, yang hanya sedikit lebih besar daripada induk kelinci. Tidak boleh terlalu besar, atau bayi mungkin tersebar lagi dan kehilangan yang penting makan.

Sebuah pintu harus dipotong di tengah satu sisi, yang cukup besar bagi induk untuk muat masuk. Ambang pintu harus memiliki bibir sekitar satu inci di atas lantai untuk membantu menjaga bayi di dalam kotak (sampai mereka cukup umur untuk menjelajah sendiri.)

Tempatkan segenggam besar jerami, rumput atau jerami di dalam kotak dan menempatkannya di sudut kandang kelinci. Pastikan tidak di sudut bahwa ia menggunakan sebagai kamar mandi! Pastikan bahwa potongan rumput tidak mengandung pestisida atau pupuk. Jangan gunakan kain sisa, goni, kain kasa atau apa pun dengan benang halus atau lubang di dalamnya. Jerami / rumput kering harus dihapus dan diganti setiap tiga atau empat hari karena dapat menjadi direndam dalam air seni. Hal ini dilakukan dengan membawa bayi keluar dari kotak, menghapus dan kemudian mengganti sebagian besar bulu bersih, dan mengubah seluruh lapisan selimut dan kotak dengan selimut bersih.

Bayi dapat ditempatkan ke dalam sarang baru segera setelah suhu tubuh mereka terasa hangat saat disentuh. (HANYA hangat bayi jika mereka telah tersebar di lantai kandang. Kalau mereka berkumpul bersama dalam situs sarang yang baik, meninggalkan mereka sendirian, kecuali untuk memeriksa apakah mereka telah diberi makan.).

Tempatkan induk dan bayi di kandang yg hangat, tenang. Berikan induk sebuah kotak toiletnya, di sudut yang berlawanan sarang, jika dia ditempatkan di dalam ruangan

Apakah Mereka Mendapatkan susu ?

Seekor bayi kelinci yang diberi susu dengan baik akan memiliki perut yang menggembung, tampak seperti “Pillsbury Dough Boy.” Jika bayi perut penuh, sang induk memberi makan mereka dan penjaga dapat yakin. Bayi dapat diperiksa setiap hari jika akan membuat pengurus merasa lebih nyaman.

Jika bayi kelinci tidak diberi makan, mereka akan memiliki perut cekung, kulit mereka akan menjadi keriput dari dehidrasi dan mereka akan menjadi lemah (tanggapan mereka sedang ditangani akan menjadi lemah atau tidak ada, meskipun mereka akan mudah-mudahan dapat bernapas.) jadi pastikan bahwa mereka berada dalam keadaan hangat.

Jika bayi lemah atau mengalami dehidrasi,. Menempatkan setetes madu atau selai buah-buahan ke dalam mulut mereka kadang-kadang membantu meningkatkan tingkat gula darah mereka sampai hewan bantuan dan / atau air susu induk tersedia.

Pada titik ini, periksa tanda-tanda induk untuk laktasi. Dengan lembut induk memegang tegak, atau dengan lembut memalingkan terbalik di pangkuan, puting dapat diperiksa. Mereka harus merasa sedikit bengkak dan kemungkinan bahwa induk menarik banyak bulu dari dada dan perut untuk tidak hanya membuat sarang, tetapi juga untuk lebih mengekspos dot untuk bayi.

Sedikit tekanan dalam gerakan memerah susu harus melepaskan baik jumlah kecil susu atau cairan jernih. Jika induk menyusui, kembalikan dia ke bayi dan mengizinkannya untuk menenangkan diri dan menjadi akrab dengan sarang barunya. Memeriksa bayi keesokan harinya untuk memastikan bahwa mereka sedang makan.

Jika Anda merasa perlu untuk memeriksa bayi setiap hari untuk memverifikasi bahwa mereka telah diberi makan, binatang peliharaan kelinci pertama induk, untuk membantu menutupi bau manusia, dan menghindari mengenakan parfum berat ketika menangani bayi. Cara terbaik adalah untuk menangani bayi sesedikit mungkin sampai mereka cukup umur untuk meninggalkan kotak sarang mereka sendiri.

Jika keprihatinan Anda mulai pada hari kelahiran, tunggu sehari sebelum mencoba untuk melakukan sesuatu. Beberapa induk kelinci tidak menyusui bayinya sampai malam hari pertama atau awal pada hari kedua.

Induk kelinci berdiri tegak saat menyusui dan bayi berbaring di bawahnya terbalik.

Apakah The Bayi kelinci dalam Bahaya?

Jika Anda berpikir bahwa induk melukai bayi atau memiliki “cannibalized” salah satu bayi (dimakan mereka,) beberapa isu harus dieksplorasi. Kadang-kadang induk kelinci akan melukai secara tidak sengaja kit karena kukunya tidak pernah dipotong, kotak sarang tidak pantas, atau dia stres dan gelisah oleh terlalu banyak kegiatan di sekelilingnya. Hal ini mungkin, jika dia ditempatkan di luar ruangan, bahwa lingkungan predator, seperti kucing liar, rakun atau rubah, yang menyebabkan kecemasannya pada malam hari. Beberapa kelinci sangat senewen ( “cengeng”) oleh alam.

induk muda, terutama mereka yang di bawah usia enam bulan, mungkin tidak “memahami” apa yang telah terjadi pada mereka dan hewan intervensi adalah suatu keharusan. Gugup dan induk-induk muda kadang-kadang meninggalkan nestlings mereka untuk alasan-alasan yang tidak diketahui, yang mungkin termasuk tidak sehat karena menghasilkan kit. Kadang-kadang status gizi induk sangat tidak memadai.

Jika induk mengorbankan tampaknya yang nestlings, kekurangan gizi hanyalah salah satu skenario yang mungkin. Hal yang biasa bagi hewan-hewan vegetarian ini memakan ari-ari, sebagaimana bagi sebagian besar mamalia lain. Mencegah predator dari menemukan sarang dan memberikan induk yang beberapa nutrisi yang sangat dinduktuhkan. Kadang-kadang orang bingung perilaku ini (jika disaksikan) dengan kanibalisme.

Leave a comment »