Archive for Februari, 2010

Daging Kelinci Bisa Turunkan Kolesterol

Daging Kelinci Bisa Turunkan Kolesterol

Juli 26, 2007 pada 8:49 am (health)

Moringo Oleifera (daun hijau kacang-kacangan) dapat menurunkan tingkat kolesterol dan konsentrasi glukosa pada kelinci, sehingga bila manusia mengonsumsi daging kelinci dimaksud juga dapat menurunkan kolesterolnya, demikian hasil riset yang dilakukan peneliti asal India, YB Rajeswari.

Hal itu disampaikannya pada hari kedua Konferensi Internasional Pengembangbiakan Kelinci (International Conference on Rabbit Production) di Bogor, Rabu.

“Moringa Oleifera dapat digunakan sebagai pakan suplemen non-konvensional pada ternak yang dapat menurunkan kolestrol kelinci,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tumbuhan tersebut juga dapat digunakan untuk pengobatan pada pasien penderita jantung dan kegemukan.

Dikemukakannya bahwa penelitian yang dilakukan dengan beberapa sejawat peneliti India lainnya itu dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian daun Moringa Oleifera pada periode yang berbeda terhadap konsentrasi haemoglobin dan beberapa parameter serum seperti protein serum, kolestrol serum, trigliserida, dan konsentrasi glukosa.

Selama percobaan, rataan kolestrol serum berkisar antara 84.25+3.17 dan 117.30+1.55., dan konsentrasi glukosa serum berkurang nyata pada tingkat pemberian daun Moringa Oleifera 10%.

Sementara itu, anggota panitia konferensi, Ir Bram Brahmantyo, MSi menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan bersama oleh Indonesia Center For Animal and Development, Indonesian Branch-World Rabbit Science Assosiation (IB-WRSA) serta Pemkot Bogor itu, dihadiri 120 peserta dari berbagai negara dan daerah di Indonesia.

Narasumber yang dihadirkan diantaranya dari Belgia, India dan Meksiko. Acara bertujuan untuk membudidayaakan produksi kelinci dan menarik dana di dunia untuk kelinci.

Ia menjelaskan, salah satu target dari acara ini adalah untuk meningkatkan pendapatan peternak di Indonesia khususnya, dan mengetahui kondisi perkembangan kelinci di negara lain.

Acara yang diikuti oleh para peneliti hewan, dosen, pengusaha ternak dan mahasiswa ini, disajikan dengan dua bahasa, yakni Bahasa indonesia dan Inggris.

“Selama kegiatan konferensi, kami banyak memelajari teknologi dan pemeliharaan ternak dengan efisien,” kata Saeful, pengusaha ternak ayam dari Lampung.

Selain itu, Pusat Penelitian Ternak (Puslitnak) Deptan yang berpusat di Kota Bogor pun ikut andil dalam acara ini, dengan mena,pilkan tujuh jenis koleksi kelinci dan juga menggelar bursa kelinci yang dapat dibeli masyarakat.

“Di sini kami menawarkan jenis-jenis kelinci diantaranya `Pelemig Giant` yang harganya berkisar Rp3-5 juta, jenis `Anggora`, `Ruminansia`, `Raja`, dan `Satin`,” kata Dadi (39), salah satu staf Puslitnak.

Sementara itu, Ketua Panitia konferensi, Dr Yono C Rahardjo menjelaskan, sekurangnya delapan negara dari empat benua mengikuti kegiatan tersebut.

Negara peserta yang hadir adalah Amerika Serikat (AS), Meksiko, India, Belgia, Italia, Hongaria, Nigeria dan Indonesia sebagai tuan rumah.

Ia mengaku tak menyangka konferensi itu akan mendapat respon luar biasa. Jumlah peserta mencapai 82 orang terdiri dari 55 % peneliti dan akademisi, 10 % pengusaha kelinci, 20 % peternak, 10 % karyawan penyediaan pangan dan sisanya, sebanyak 5 % berasal dari pelajar dan penggemar kelinci.

Menurut dia, konferensi akan diisi dengan pemaparan sekurangnya 46 makalah yang sudah terkumpul. Setelah acara inti selama dua hari di Kota Bogor, peserta akan bertolak ke Lembang, Bandung dan kemudian mengikuti program selanjutnya di Magelang (Jateng) dan Bali.

Walikota Bogor, Diani Budiarto dalam pidato tertulis yang disampaikan Asisten Sosial Ekonomi Setdakot Bogor, Indra M Roesli –saat membuka konferensi hari Senin (24/7)– menyambut baik diadakannya konferensi itu untuk membuka peluang bagi masyarakat luas memanfaatkan bisnis peternakan kelinci.

“Apalagi tema konferensi ini diperuntukkan industri skala kecil dan menengah, yang tentu saja sangat sesuai dengan perkembangan bisnis pertanian saat ini,” katanya.

Ia mengemukakan, kelinci dikenal luas sebagai hewan yang halal dimakan dengan perkembangbiakan yang sangat cepat. Kemudahan dalam berketurunan inilah yang menyebabkan orang mulai melirik kelinci untuk dikonsumsi.

Selain itu, pemeliharaan kelinci juga relatif mudah dan murah, sehingga dapat dipelihara, baik pada skala kecil di rumah tangga maupun skala besar di peternakan.

Potensi tersebut saat ini mulai dimanfaatkan di beberapa negara berkembang karena pemeliharaan kelinci tidak memerlukan lahan yang luas.

Keuntungan potensial yang bisa didapat dari pemeliharaan kelinci adalah memperluas variasi jenis makanan, mendapatkan penghasilan tambahan, menambah lapangan kerja dan meningkatkan produksi daging sehat berkualitas tinggi.

Namun demikian, katanya, minat untuk beternak kelinci ini dinilai masih rendah, walaupun ada kecenderungan meningkat. Di negara berkembang, masalah yang dihadapi peternak kelinci berkisar pada lemahnya permodalan, kurangnya pengetahuan dan penguasaan teknologi, serta kurangnya sumber makanan, lemahnya manajemen dan mutu peternakan

 http://arvan.wordpress.com/2007/07/26/daging-kelinci-bisa-turunkan-kolesterol/

Iklan

Comments (1) »

Sumber Protein yang Layak Dilirik: Kelinci

MI/SEM PURBA

KELINCI. Imut tampilannya. Menggemaskan kelakuannya. Namun, kini saatnya untuk mempertimbangkannya sebagai sumber protein alternatif.

Jika bepergian ke daerah di dataran tinggi, misalnya di Guci, Batu, Ambarawa, Lembang, Puncak, dan Kaliurang, maka Anda akan menjumpai banyak rumah makan menawarkan sate kelinci. (Dapat dibilang hal ini agak ‘menyesatkan’, maksudnya asumsi kelinci identik dengan dataran tinggi. Secara ilmiah, binatang pengerat ini hidup di berbagai jenis habitat dari padang rumput, pegunungan, pantai, sampai padang pasir.)

Kembali ke topik santap daging kelinci. Memang konsumsi daging jenis ini belum merakyat di Indonesia. Namun tidak ada salahnya jika Anda–kecuali seorang vegetarian–mencoba meningkatkan frekuensi konsumsi daging yang juga dikonsumsi secara umum di Eropa, Amerika, dan beberapa negara di Timur Tengah. Selama ini mungkin Anda jenuh memakan daging ayam dan sapi. Maka tidak berlebihan daging kelinci yang kaya akan kandungan protein Anda jadikan alternatif. Terlebih lagi, Anda akan gembira mendengarnya: daging kelinci lebih ”ramping” (rendah kandungan lemaknya) daripada daging sapi, babi, bahkan ayam.

Pada umumnya daging kelinci dimasak paggang, menjadi sate. Menurut chef tenar Matt Bittman, Anda dapat mengolah daging kelinci seperti daging ayam. Itu berarti ada berbagai macam menu yang Anda dapat buat: kelinci goreng tepung, kelinci kecap, kelinci goreng mentega, kelinci kuah kelapa, opor kelinci, dan seterusnya. Selamat berkreasi!

http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2010/01/24/2662/8/Sumber-Protein-yang-Layak-Dilirik-Kelinci

Leave a comment »

Pelihara 334 Kelinci, Wanita Didakwa Bersalah ( hehe.. )

funny 🙂

Pelihara 334 Kelinci, Wanita Didakwa Bersalah

By Republika Newsroom
Rabu, 24 Juni 2009 pukul 17:21:00 <!–

Iklan 468x60

–>

Bookmark and Share

Pelihara 334 Kelinci, Wanita Didakwa BersalahCORBISPELIHARAAN: Coba cek kembali peraturan di tempat tinggal Anda sebelum kelinci peliharaan Anda berkembangbiak dengan cepat

Jika Anda pecinta binatang terutama kelinci, ada baiknya memperhitungkan kembang biak binatang berkuping panjang itu. Jangan sampai Anda melanggar peraturan yang berlaku seperti yang dialami seorang warga Amerika Serikat, Nancy Haseman.

Nancy didakwa bersalah melanggar peraturan yang hanya memperbolehkan lima binatang peliharaan per rumah, ketika petugas pengontrol binatang menemukan sekitar 334 kelinci tengah melompat di pekarangannya. Demikian diungkap pihak kepolisian Rio Rancho seperti dilansir Telegraph.co.uk, Rabu (24/6)

Nancy mengatakan, suaminya berhasil menyelamatkan seekor kelinci yang diabaikan seorang tetanganya sekitar 12 tahun yang lalu. Kemudian, pasangan suami istri itu mulai memelihara lebih banyak kelnci.

Dia mengaku, memisahkan antara kelinci jantan dan betina. Namun, kelinci jantan mampu meloncati pagar pemisah kemudian mereka berkembangbiak tanpa terkontrol.

Nancy membela diri dengan mengatakan dia dan suami hanya berniat membantu para binatang tersebut. Kini kelompok pencinta binatang, telah menemukan rumah untuk setengah dari ratusan kelinci milik keluarga Haseman. (rin)

http://rol.republika.co.id/berita/58242/Pelihara_334_Kelinci_Wanita_Didakwa_Bersalah

 

Leave a comment »

KHASIAT DAGING KELINCI SEBAGAI OBAT ASMA

KHASIAT DAGING KELINCI SEBAGAI OBAT ASMA

Label:

Selama ini kita mengenal secara tradisi bahwa kalong (kelelawar/codot) mampu menyembuhkan atau minimal meredakan penyakit asma. Bahkan ada pula yang menyatakan anak tikus bisa menyembuhkan. Banyak masalah dengan konsumsi kalong ini, mulai dari mempertanyakan kehalalannya, merasa jijik, ngeri sampai kesulitan dalam mendapatkan binatang malam ini. Kemunculan daging kelinci sebagai alternatif pengganti kalong cukup menggembirakan, mengingat kemudahan dan kelezatannya sudah mulai memasyarakat.
Sebelum jauh, mari kita mengenal lebih dekat dengan Asma.

DEFINISI
Asma adalah suatu keadaan dimana saluran nafas mengalami penyempitan (sementara) karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan.

PENYEBAB
Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, asap, udara dingin dan olahraga.

Pada suatu serangan asma, otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernafas.

Sel-sel tertentu di dalam saluran udara (terutama sel mast) diduga bertanggungjawab terhadap awal mula terjadinya penyempitan ini. Sel mast di sepanjang bronki melepaskan bahan seperti histamin dan leukotrien yang menyebabkan terjadinya:
– kontraksi otot polos
– peningkatan pembentukan lendir
– perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki.
Sel mast mengeluarkan bahan tersebut sebagai respon terhadap sesuatu yang mereka kenal sebagai benda asing (alergen), seperti serbuk sari, debu halus yang terdapat di dalam rumah atau bulu binatang.

Tetapi asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan olah raga atau berada dalam cuaca dingin. Stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien.

Sel lainnya (eosnofil) yang ditemukan di dalam saluran udara penderita asma melepaskan bahan lainnya (juga leukotrien), yang juga menyebabkan penyempitan saluran udara.

GEJALA
Frekuensi dan beratnya serangan asma bervariasi. Beberapa penderita lebih sering terbebas dari gejala dan hanya mengalami serangan serangan sesak nafas yang singkat dan ringan, yang terjadi sewaktu-waktu. Penderita lainnya hampir selalu mengalami batuk dan mengi (bengek) serta mengalami serangan hebat setelah menderita suatu infeksi virus, olah raga atau setelah terpapar oleh alergen maupun iritan. Menangis atau tertawa keras juga bisa menyebabkan timbulnya gejala.

Suatu serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba ditandai dengan nafas yang berbunyi (wheezing, mengi, bengek), batuk dan sesak nafas. Bunyi mengi terutama terdengar ketika penderita menghembuskan nafasnya. Di lain waktu, suatu serangan asma terjadi secara perlahan dengan gejala yang secara bertahap semakin memburuk.
Pada kedua keadaan tersebut, yang pertama kali dirasakan oleh seorang penderita asma adalah sesak nafas, batuk atau rasa sesak di dada. Serangan bisa berlangsung dalam beberapa menit atau bisa berlangsung sampai beberapa jam, bahkan selama beberapa hari.

Gejala awal pada anak-anak bisa berupa rasa gatal di dada atau di leher. Batuk kering di malam hari atau ketika melakukan olah raga juga bisa merupakan satu-satunya gejala.

Selama serangan asma, sesak nafas bisa menjadi semakin berat, sehingga timbul rasa cemas. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.

Pada serangan yang sangat berat, penderita menjadi sulit untuk berbicara karena sesaknya sangat hebat.
Kebingungan, letargi (keadaan kesadaran yang menurun, dimana penderita seperti tidur lelap, tetapi dapat dibangunkan sebentar kemudian segera tertidur kembali) dan sianosis (kulit tampak kebiruan) merupakan pertanda bahwa persediaan oksigen penderita sangat terbatas dan perlu segera dilakukan pengobatan.
Meskipin telah mengalami serangan yang berat, biasanya penderita akan sembuh sempurna,

Kadang beberapa alveoli (kantong udara di paru-paru) bisa pecah dan menyebabkan udara terkumpul di dalam rongga pleura atau menyebabkan udara terkumpul di sekitar organ dada. Hal ini akan memperburuk sesak yang dirasakan oleh penderita.

PENGOBATAN
Pengobatan segera untuk mengendalikan serangan asma berbeda dengan pengobatan rutin untuk mencegah serangan.

Agonis reseptor beta-adrenergik merupakan obat terbaik untuk mengurangi serangan asma yang terjadi secara tiba-tiba dan untuk mencegah serangan yang mungkin dipicu oleh olahraga.
Bronkodilator ini merangsang pelebaran saluran udara oleh reseptor beta-adrenergik.
Bronkodilator yang lebih baru memiliki efek yang lebih panjang, tetapi karena mula kerjanya lebih lambat, maka obat ini lebih banyak digunakan untuk mencegah serangan.

Jenis bronkodilator lainnya adalah theophylline.
Jumlah theophylline di dalam darah bisa diukur di laboratorium dan harus dipantau secara ketat, karena jumlah yang terlalu sedikit tidak akan memberikan efek, sedangkan jumlah yang terlalu banyak bisa menyebabkan irama jantung abnormal atau kejang.

Corticosteroid menghalangi respon peradangan dan sangat efektif dalam mengurangi gejala asma. Jika digunakan dalam jangka panjang, secara bertahap corticosteroid akan menyebabkan berkurangnya kecenderungan terjadinya serangan asma dengan mengurangi kepekaan saluran udara terhadap sejumlah rangsangan.
Tetapi penggunaan tablet atau suntikan corticosteroid jangka panjang bisa menyebabkan:
– gangguan proses penyembuhan luka
– terhambatnya pertumbuhan anak-anak
– hilangnya kalsium dari tulang
– perdarahan lambung
– katarak prematur
– peningkatan kadar gula darah
– penambahan berat badan
– kelaparan
– kelainan mental.

Cromolin dan nedocromil diduga menghalangi pelepasan bahan peradangan dari sel mast dan menyebabkan berkurangnya kemungkinan pengkerutan saluran udara. Obat ini digunakan untuk mencegah terjadinya serangan, bukan untuk mengobati serangan.
Obat ini terutama efektif untuk anak-anak dan untuk asma karena olah raga. Obat ini sangat aman, tetapi relatif mahal dan harus diminum secara teratur meskipun penderita bebas gejala.

Obat antikolinergik (contohnya atropin dan ipratropium bromida) bekerja dengan menghalangi kontraksi otot polos dan pembentukan lendir yang berlebihan di dalam bronkus oleh asetilkolin. Lebih jauh lagi, obat ini akan menyebabkan pelebaran saluran udara pada penderita yang sebelumnya telah mengkonsumsi agonis reseptor beta2-adrenergik.

Pengubah leukotrien (contohnya montelucas, zafirlucas dan zileuton) merupakan obat terbaru untuk membantu mengendalikan asma. Obat ini mencegah aksi atau pembentukan leukotrien (bahan kimia yang dibuat oleh tubuh yang menyebabkan terjadinya gejala-gejala asma).

PENGOBATAN UNTUK SERANGAN ASMA

Suatu serangan asma harus mendapatkan pengobatan sesegera mungkin untuk membuka saluran pernafasan. Obat yang digunakan untuk mencegah juga digunakan untuk mengobati asma, tetapi dalam dosis yang lebih tinggi atau dalam bentuk yang berbeda.

Agonis reseptor beta-adrenergik digunakan dalam bentuk inhaler (obat hirup) atau sebagai nebulizer (untuk sesak nafas yang sangat berat).
Nebulizer mengarahkan udara atau oksigen dibawah tekanan melalui suatu larutan obat, sehingga menghasilkan kabut untuk dihirup oleh penderita.

Pengobatan asma juga bisa dilakukan dengan memberikan suntikan epinephrine atau terbutaline di bawah kulit dan aminophylline (sejenis theophylline) melalui infus intravena.

Penderita yang mengalami serangan hebat dan tidak menunjukkan perbaikan terhadap pengobatan lainnya, bisa mendapatkan suntikan corticosteroid, biasanya secara intravena (melalui pembuluh darah).

Selama suatu serangan asma yang berat, dilakukan:
– pemeriksaan kadar oksigen dan karbondioksida dalam darah
– pemeriksaan fungsi paru-paru (biasanya dengan spirometer atau peak flow meter)
– pemeriksaan rontgen dada.

Seriusnya selesai…

Pemanfaatan daging Kalong/Codot maupun daging kelinci ditujukan untuk pengobatan secara jangka panjang, jadi harus dilakukan secara rutin.

Bagaimana memasak Kalong sebagai obat?
Cara pertama memasak hampir semua bagian tubuh kalong kecuali sayapnya. Sayap dan kaki kalong di buang. Memasak bisa dengan berbagai menu baik direbus, dicampur sayur atau digoreng. Ini pernah aku lihat di salah satu siaran TV.
Cara keedua. Dapatkan hati kalong, masak seperti kita memasak hati ayam, goreng dan kemudian tumis dengan bawang merah dan bawang putih, makanlah secara teratur.
Tempat-tempat mendapatkan kalong:
1. Desa Gayam Kecamatan Mojokerto Tupamadya, Kediri
2. Pasar Bringharjo Jgja
3. Daerah Bomo, Pacitan Jawa Timur

Secara tradisi, penggunaan herba sebagai obat asma juga sudah dikenal.
Resep herba tradisional untuk mengatasi saat asma datang yakni badan penderita digosok dengan kukuran jahe yang dicampur dengan minyak kayu putih. Bahan alami yang dapat dipakai menyembuhkan asma secara tunggal adalah pegagan atau kaki kuda atawa (Centella asiatica Urban). Caranya, ambil 12 lembar daun pegagan, setelah dicuci kemudian direbus dengan 300 cc air bersih hingga tinggal 200 cc.
Setelah dingin disaring, hasilnya diminum tiga kali sehari masing-masing dalam jumlah yang sama. Lakukan cara ini hingga sesak napas menjadi berkurang. Resep ini juga dapat dipakai menyembuhkan batuk biasa.
Penderita dibiasakan berjemur diri setiap pagi minimal selama 30 menit dan menghentikan kebiasaan merokok.

Daging Kelinci

Daging kelinci ternyata mengandung satu zat yang disebut senyawa kitotefin. Senyawa tersebut apabila digabungkan dengan berbagai senyawa lain seperti lemak omega tiga dan sembilan, disinyalir bisa sebagai penyembuh penyakit asma.
Secara teknis, daging penghasil senyawa kitotefin ini berfungsi untuk menstabilkan membran sel mastosit. Asma, yang terjadi lantaran alergi bisa dicegah dengan adanya daging bersenyawa kitotefin itu di dalam tubuh. Sebab daging tersebut merangsang terbentuknya antibodi pada tubuh. Dan apabila antibodi tersebut melekat pada sel mastorit, bisa mencegah pecahnya membran. Pecahnya membran bisa membentuk otot-otot polos saluran napas berkontraksi. Hasilnya, saluran napas menyempit hingga terjadi asma.
Yang perlu diperhatikan mungkin hanya masalah pengolahan daging sebelum dimakan. Sebab kalau sembarangan mengolah bisa mengakibatkan hilangnya kadar kotitefin yang ada. Jadi disarankan tidak mengolah daging dalam kondisi terlalu panas. Suhu yang disarankan untuk memasak daging ini, jangan sampai melebihi 150 derajat Celcius

http://askep-kesehatan.blogspot.com/2008/12/khasiat-daging-kelinci-sebagai-obat.html

Leave a comment »

Kelinci Dengan Berbagai Manfaat

Kelinci Dengan Berbagai Manfaat

By citijournal

Boleh dibilang, ini adalah salah satu makhluk yang diciptakan tuhan, jinak dan bulunyahalus. Kelinci namanya. Kelinci memiliki banyak manfaat seperti dagingnya yang empuk dan lezat. Menurut penelitian para ahli, selain empuk dan rendah kolesterol, dagingnya dapat dijadikan obat dan dimasak dalam beranekaragam cara, yang terkenal sekarang tentunya sate kelinci.

Daging kelinci dipercaya dapat digunakan sebagai obat yang mampu menyembuhkan atau minimal meredakan penyakit asma, infeksi tenggorokan, liver, dan asam urat. Daging kelinci ternyata mengandung suatu zat yang disebut senyawa kitotefin. Senyawa tersebut apabila digabungkan dengan senyawa lain seperti lemak omega 3 dan 9 disinyalir bisa sebagai penyembuh asma.

Senyawa kitotefin berfungsi untuk menstabilkan membran sel mastosit. Daging yang mengadung senyawa tersebut yaitu daging kelinci membentuk antibodi pada tubuh. Antibodi ini melekat pada sel mastosit yang bisa mencegah pecahnya membran. Pecahnya membran bisa membuat otot-otot polos saluran nafas berkontraksi. Hasilnya saluran nafas menyempit hingga terjadi asma.

Daging kelinci adalah pengobatan jangka panjang, maka dari itu disarankan untuk mengkonsumsinya secara rutin. Jangan dikhawatirkan halal atau tidaknya, karena Majelis Ulama Indonesia menetapkan hukum makan kelinci dengan pertimbangan surat permintaan direktur urusan agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji Departemen Agama RI dan surat Sekretaris Direktur Jenderal Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan Departemen Pertanian RI. Memakan daging kelinci hukumnya halal.

Selain daging, kotoran kelinci pun dapat dimanfaatkan sebagai pupuk dan biogas. Kotoran kelinci mengandung natrium yang tinggi dibanding kotoran hewan lainnya, sehingga sangat bagus sebagai pupuk organik bagi bunga-bunga dan buah-buahan. Air seni kelinci juga dapat digunakan sebagai penyubur tanaman. Kotoran kelinci sudah diusulkan sebagai biogas, namun tidak banyak yang memanfaatkannya, karena produk utama kotoran kelinci adalah pupuk.

 Kelindi dari jenis bulu panjang seperti England Anggora dan Rex memberikan manfaat lain. Selain indah dipandang dan lembut, jenis ini memiliki bulu-bulu yang panjang, sehingga dapat dijadikan bahan wol. Bulu kelinci dapat juga dipakai sebagai bahan pakaian berbulu, jaket, selendang, tas, dompet, boneka dan sebagainya. Kulit bulu ini menggantikan peran hewan langka seperti anjing laut dan beruang. Pasar kulit bulu kelinci mencakup daratan Eropa, Rusia, Amerika dan Asia.

 Kelinci dapat juga dibudidayakan agar dapat diambil manfaatnya secara maksimal. Yang perlu diperhatikan dalam usaha ternak kelinci adalah persiapan lokasi yang sesuai, pembuatan kandang, penyediaan bibit dan penyediaan pakan. Dalam pemeliharaan perlu diperhatikan tempat atau kandangnya yang kering agar kelinci tidak mudah pilek, pengontrolan penyakit, perawatan dan pemberian pakan. Apabila kelinci tiak diurus dengan benar, dapat muncul penyakit bisul, kudis, eksim, penyakit telinga, kulit kepala, mata dan pilek.

Jadi jagalah kelinci dengan benar agar tidak terkena serangan penyakit. Dengan begitu hasil panen dapat berkualitas dan maksimal.

Kelinci sebagai hewan peliharaan pun mempunyai manfaat, salah satunya adalah tanggungjawab. Dengan memelihara kelinci, otomatis kita mendapatkan tugas yang harus dipertanggungjawabkan. Tugas-tugas seperti memberi pakan yang benar, membersihkan kelinci dan juga kandangnya.

Kelinci dapat juga menjadi teman yang dapat menghibur apalagi ketika stres. Sifat kelinci yang loyal pada sang majikan dan disiplin menjadi teman yang menyenangkan di rumah. Kelinci peliharaan pun dapat mengikuti berbagai kontes seperti balap lari, kontes foto maupun “kelinci idol” yang diselenggarakan di Bogor pada 22 April 2007 lalu. Tentu saja apabilan seluruh tanggung jawab dipenuhi dengan benar.

Arizani Belia Rizki

dikutip dari

http://citijournal.wordpress.com/2008/01/12/kelinci-dengan-berbagai-manfaat/#comment-15

Leave a comment »

Menikmati Sate Kelinci

Menikmati Sate Kelinci
Anda bisa mencicipi sate kelinci yang empuk dan manis di kedai ini!
Minggu, 2 November 2008, 10:48 WIB
Petti Lubis, Mutia Nugraheni
 
  (VIVAnews/Mutia Nugraheni)

 

Leave a comment »

Yummy… Cita Rasa Daging Kelinci

Yummy… Cita Rasa Daging Kelinci
Sulha Handayani, Kontributor INILAH.COM
(foodtv.ca)

INILAH.COM, Jakarta – Daging Kelinci memiliki cita rasa tinggi bagi para penggemarnya. Hanya saja tidak setiap restoran menyajikan menu dari olahan daging kelinci. Mau tahu rumah makan yang menghadirkan menu dari daging kelinci itu?

Rabbit Leg Stewed

Chef Geert dirk Vermeulen dari Columbus Fine Dining meramu menu kelinci dengan presentasi yang menggoda mata. Rasanya pun tak kalah menggiurkan.

Bayangkan saja, daging kelinci Prancis itu direbus slow braised dalam bir Belgia hingga rasanya empuk manis dan nikmat.

Rasa gurih lantas muncul dari ramuan bumbu bawang putih, wortel, seledri, mentega dan minyak zaitun. Disajikan bersama wild mushroom bermentega, white asparagus lembut serta wortel kuning.

Tak hanya itu. Yang membuat masakan ini sungguh istimewa adalah manisan black cherry. Perpaduan rasa di antaranya membuai seperti pelangi berwarna-warni, dan rasa asin, gurih, tawar, sedikit manis hingga sangat manis seperti dessert.

Slow Braised Rabbid Hind Le with Grain Mustard Sauce

Rasa daging kelinci dalam baluran red wine burgundy itu terasa menggelorakan. Dagingnya empuk dengan meninggalkan rasa sedikit manis di lidah.

Cita rasa ini berlanjut dengan guyuran saus grain mustard yang memunculkan rasa asam.

Sementara itu kenyalnya ravioli ini, renyah daging kelinci dan ketang memberi nuansa gurih. Lalu rasa akan kembali segar dalam tumpukan wortel, seledri, bayleaf dalam vegetable blanket yang disertakan di dalamnya. Inilah menu istimewa Cassin Restaurant.

Lelapin

Biarkan lidah menari di atas kelezatan kelinci Prancis yang telah berbaur saus mustard. Tekstur dagingnya lembut kian melenakan rasa masakan ciptaan Chef Gerald Genson dari Emille Resturant.

Petualangan masih dilanjutkan dengan rasa segar pasta Precchiette Italia dalam lingkaran kentang. Rasa sedikit asin, manis tomato dece dan curahan minyak zaitun muncul bergatian memberikan nuansa tersendiri.

Sementara itu taburan bubuk tomat dan daun chrvil menjadi pemanis penyajian menu istimewa ini.

Hand Folded Bow Tie Pasta in Bluebrry

Sejak awal, konsep menu istimewa ini sudah menggoda pikiran. Bentuk pasta dari buah blueberry yang dibentuk menyerupai dasi kupu-kupu mengingatkan pada simbol Playboy.

Rasanyapun unik. Koki Joris Ryken menyelaraskan rasa daging kelinci Australia yang gurih dengan rasa manis sedikit asam dari pasta blueberry.

Kenyal pasta menjadi variasi tersendiri di tengah rasa kental dari bumbu eksotis minyak basil. Menu ini hanya bisa diperoleh di Restoran Rosso Hotel ShangriLa, Jakarta. [L1]

dikutip dari

http://www.inilah.com/berita/gaya-hidup/2008/08/01/41233/yummy-cita-rasa-daging-kelinci/

Leave a comment »