Sumber Protein yang Layak Dilirik: Kelinci

MI/SEM PURBA

KELINCI. Imut tampilannya. Menggemaskan kelakuannya. Namun, kini saatnya untuk mempertimbangkannya sebagai sumber protein alternatif.

Jika bepergian ke daerah di dataran tinggi, misalnya di Guci, Batu, Ambarawa, Lembang, Puncak, dan Kaliurang, maka Anda akan menjumpai banyak rumah makan menawarkan sate kelinci. (Dapat dibilang hal ini agak ‘menyesatkan’, maksudnya asumsi kelinci identik dengan dataran tinggi. Secara ilmiah, binatang pengerat ini hidup di berbagai jenis habitat dari padang rumput, pegunungan, pantai, sampai padang pasir.)

Kembali ke topik santap daging kelinci. Memang konsumsi daging jenis ini belum merakyat di Indonesia. Namun tidak ada salahnya jika Anda–kecuali seorang vegetarian–mencoba meningkatkan frekuensi konsumsi daging yang juga dikonsumsi secara umum di Eropa, Amerika, dan beberapa negara di Timur Tengah. Selama ini mungkin Anda jenuh memakan daging ayam dan sapi. Maka tidak berlebihan daging kelinci yang kaya akan kandungan protein Anda jadikan alternatif. Terlebih lagi, Anda akan gembira mendengarnya: daging kelinci lebih ”ramping” (rendah kandungan lemaknya) daripada daging sapi, babi, bahkan ayam.

Pada umumnya daging kelinci dimasak paggang, menjadi sate. Menurut chef tenar Matt Bittman, Anda dapat mengolah daging kelinci seperti daging ayam. Itu berarti ada berbagai macam menu yang Anda dapat buat: kelinci goreng tepung, kelinci kecap, kelinci goreng mentega, kelinci kuah kelapa, opor kelinci, dan seterusnya. Selamat berkreasi!

http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/index.php/read/2010/01/24/2662/8/Sumber-Protein-yang-Layak-Dilirik-Kelinci

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: