Cara Mengawinkan Kelinci Secara Benar

Mengawinkan kelinci itu perlu aturan. Para pemula sering ngawur dan tidak memperhatikan kaidah. Berikut ini mohon diperhatikan secara serius dan taati aturan mainnya. Jangan sering membuat asumsi-asumsi sendiri sehingga gagal atau bahkan menyiksa kelinci.

  1. Betina di bawa ke kandang jantan. Jangan sampai terbalik. Jantan butuh dominasi sehingga ia lebih agresif kawin di kandangnya sendiri.
  2. perkawinan pada suhu di atas 27 derajat tidak baik.
  3. perkawinan seharusnya pada pagi hari, antara jam 6-8(waktu ideal), atau jam 6-8 malam).
  4. bopong kelinci betina ke kandang jantan. Biarkan beberapa menit. Biasanya sebelum sex kelinci butuh cumbuan. Berputar-putar duluan itu biasa. Hati-hati kalau kecepit alas. Mestinya kandang harus bagus dan tidak mengakibatkan kelinci yang berlari-lari terjepit. Bisa patah kaki nanti. Kalau kandang jelek mending dikawinkan di luar saja. Caranya, pejantan dikeluarkan dulu, jeda 15 menit baru diturunkan betina. Hal ini perlu supaya pejantan merasa menguasai areanya dulu. Biasanya dengan menyemprotkan air kencing untuk menguasai lokasi. Jika sudah kencing, barulah betina diturunkan.
  5. biarkan saja berkejar-kejaran. Sampai nanti mereka akan kawin.
  6. menjelang penetrasi penis ke vagina, biasanya betina merunduk, dan jantan di atasnya, lalu ekor betina naik tanda memberi kesempatan penis menusuk.
  7. saat penetrasi penis, pejantan butuh waktu beberapa saat. Dan setelah penis masuk biasanya pejantan langsung aksi. Sebentar kemudian, kira-kira dalam beberapa genjotan akan orgasme. Pejantan orgasme akan terkulai lemas, terkapar. perilaku betina biasanya santai saja. Kadang berdiri lalu berdandan, kadang tidur dan kadang mereka saling mencumbu.
  8. Setelah satu menit kemudian, ambil betina dari kandang jantan. Istirahatkan barang 10-15 menit. Baru kemudian dikawinkan lagi ke kandang pejantan. Kalau sudah dua kali, bisa diulangi sekali lagi dengan mengistirahatkan 10-15 menit lagi. Jika pada kawin ketiga betina sudah tidak mau, anggaplah cukup. Toh perkawinan sekali biasanya juga jadi.
  9. Bagaimana mengistirahatkan kawin jika di alam bebas? Tidak usah diistirahatkan. Biarkan saja mereka berkeliaran bersama. Nanti akan kawin ulang lagi. Cukup setengah jam mereka berdua di lapangan, setelah itu kembalikan.
  10. Selalu ada betina yang menolak kawin. Apa sebab? Bisa karena sedang dalam kondisi hamil, tetapi dalam kondisi hamil pun kelinci bisa kawin dan hamil lagi. Awas, jangan sampai terjadi perkawinan dalam masa hamil atau menyusui. Menyiksa nanti. Penolakan betina kepada jantan juga bisa disebabkan beberapa hal, antara lain, 1) betina tidak suka dengan pejantan itu. Solusi, ganti pejantan lain.2) betina merasa tidak nyaman dalam kandang. Solusi, kawin di luar.3) betina sedang dalam kondisi stress, solusi tidak bisa dikawinkan. Rawat dulu, coba ulang beberapa hari kemudian.

(Penjelasan lebih detail tentang problem perkawinan dan menyusui bisa dibaca di Buku Kelinci: Pemeliharaan Secara Ilmiah, Tepat dan Terpadu, Faiz Manshur. Penerbit Nuansa Cendekia Bandung, 2009).

8 Tanggapan so far »

  1. 1

    Abunibal said,

    Salam ‘alaikum… Blognya ilmiah banget pa. Salam kenal n sukses, juga suportnya buat kami yg sdh&tgh membina bnyk klmpk u/pmbudi dayaan klnc hias/daging, mdh2n blog ini bisa mnjd wadah bg semua kalangan, u/ memetik manfaat ilmu yg ada d blog ini….

  2. 2

    ibraheem said,

    assalamu’alaik boss, sy pernah ngawinin kelinci seperti cara di atas,terjadi kawin, tp sy gak tau kawinnya bener/berhasil or tdk, tandanya gmn..?? terima kasih

    • 3

      tentangkelinci said,

      wa alaikumussalam wrwb,

      klo mau tau berhasil apa gak,
      coba dikawinin lg
      klo uda hamil dia ga bakal mau kawin lg, bunyi nguk ngukk gt.,
      dan nafsu makan bertambah
      pastikan setelah dikawinkan, s/d 10 menit setelahnya si kelinci betinanya ndak kencing,

      Salam

  3. 4

    ibraheem said,

    Dalam posisi kawin, tapi ekor betina tidak diangkat, berarti dia hamil bang..?? Jazakallah..

  4. 5

    bembii said,

    aneh ni kelinci ane sodara”..
    malah betinanya yg birahi..
    solusinya bagaimana ya?
    malah sesama betina maen tindih”an..😦

  5. 7

    fuad mubarak said,

    permisi, mau tanya … klo udh kawin, brp lama dia bisa beranak? terus kalau missalkan kandangnya ada satu, mereka di letakkan ke dalam kandang ber-2 boleh gak? alasannya ?

    makasih..

    • 8

      tentangkelinci said,

      hi fuad mubarak

      klo berhasil kawinnya
      maka sebulan kemudian anaknya lahir,
      pencampuran disatu kandang, hanya ketika kawin,
      setelah itu harus dipisahkan. alesannya mereka memilki wilayah teritorialny sendiri
      klo dicampur pastinya berantem, cepat atau lambat..

      Thanks


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: