Posts tagged Uncategorized

kebiasaan kelinci

salah satu yang menjadi kebiasaan kelinci adalah buang kotoran di tempat yang sama, coba perhatiin deh

awalnya saya tidak begitu memperhatikan hal ini, tapi karena seringnya ngebersihin kandang lama lama jadi hafal dimana letak kotorannya, hehee ternyata memang benar adanya.
Nah ,, ini cukup berguna bagi rekan rekan yang memelihara kelinci di dalam rumah atau diluar kandang, agar tidak terlalu sulit membersihkan kotorannya, cobalah melatih kelinci untuk pup di tempat yang kita sediakan, contoh : kamar mandi .

how ?

1. langkah awal ketika melatih nya adalah dengan mengumpulkan kotoran yang sudah terbuang di tempat pembuangannya , misal kumpulkan di kamar mandi, kotak, dsb dimana kelinci dapat pup di tempat tsb

2. pabila kelinci kita sedang pub, cobalah untuk memindahkan kelinci ke tempat2 diatas , ini untuk membiasakan kelinci agar membuang kotorannya di tempat yang disediakan

3. Implementasi dan kesabaran,

saya yakin , segalanya membutuhkan proses dan kesabaran

wong manusia saja butuh proses, apalagi kelinci 🙂

selamat mencoba !

Iklan

Comments (2) »

Jenis-Jenis Ras Kelinci

Ras kelinci memiliki ukuran, warna dan panjang bulu, pertumbuhan dan pemanfaatan berbeda-beda antara satu dan lainnya.Ada lebih dari 72 jenis yang menyebar dari segala penjuru dunia. Tapi dari sekian banyak ras, saat ini beberapa ras termasuk kelinci ternak yang di kembangkan secara komersial di negara-negara Eropa, Amerika, dan bahkan Bandung (hehehe salah ya, Indonesia maksudnya). Ras-ras kelinci tersebut antara lain sebagai berikut :

1. Angora

Asal usul kelinci ras Angora kurang jelas. Konon, berasal dari kelinci liar yang berkembang secara mutasi dengan spesifik berbulu panjang. Angora pertama kali di temukan dan di bawa oleh pelaut Inggris, kemudian di bawa ke Perancis tahun 1723. Tahun 1777 Angora menyebar ke Jerman . Tahun 1920 meluas ke negara-negara Eropa Timur, Jepang, Kanada, dan Amerika Serikat. Sampai kini Prancis menjadi pusat peternakan kelinci Angora terbesar yang menhasilkan wool. Angora dewasa berbobot 2.7 kg, baik jantan maupun betina. Pertumbuhan bulunya yang sangat cepat yakni 2.5 cm per bulan, membuat kita hatus rajin mencukurnya 6-8 cm tiap tiga bulannya. Karena kalo di biarkan tumbuh, bulunya akan cenderung kusut dan menggumpal, gak cantik lagi deh . Angora

2. Lyon

Sesungguhnya lyon adalah angora inggris yang tidak jadi kupingnya pendek, wajahnya di penuhi bulu-bulu panjang, mirip seperti lion (singa) tapi yang ini sih gak serem, malah cenderung lucu. Karena masih saudara dekat dengan angora, maka tiap 3 bulan sekali kita harus rajin mencukur bulunya yang cepat tumbuh.

3. American Chinchilla

Kelinci ras ini dibedakan jadi tiga tipe, yaitu standar (bobot dewasa 2.5-3 kg), besar (bobot dewasa 4.5-5 kg), giant (bobot dewasa 6-7 kg). Semua di manfaatkan untuk ternak dwiguna yaitu produksi fur dan daging. Kelinci raksasa alias Giant Chinchilla merupakan hasil persilangan antara Standard Chinchilla dan Flemish Giant.

4. Dutch

Ras dutch (Belanda) sangat terkenal di seluruh dunia sebagai hewan hias piaraan. bobot dewasa jantan dan betina antara 1.5-2,5 kg. Betina bersifat keibuan fertilitasnya tinggi. Setiap kali melahirkan, kelinci menghasilkan anak 7-8 ekor. Warna bulunya khas, melingkar seperti pelana berwarna putih dari punggung terus ke leher sampai kaki depan bagian belakang dan kepala hitam,cokelat atau abu-abu.Moncong dan dahi putih. Kaki depan seluruhnya putih.Kaki belakang hitam atau warna lain dengan ujung kaki putih.Ada pula yang sekaligus memiliki 3 macam warna, sering di sebut Tricolored Dutch.

4. English Spot

Ras ini berwarna putih dengan tutul-tutul hitam. Sepanjang punggung ada garis hitam, dari pangkal telinga memanjang sampai ke ujung ekor. Perut bertutul-tutul hitam seperti puting susu. Telinga hitam, mata dilingkari bulu hitam, sehingga tampak seperti memakai kaca mata. Hidung diliputi bulu hitam berbentuk kupu-kupu.

5. Himalayan

Ras ini sekarang lagi banyak banget di cari, naik daun deh, harganya masih selangit sekarang. Banyak yang meyakini asalnya dari Cina sebab di sana banyak di jumpai kelinci ini. Mula-mula di bawa dari cina ke Eropa sebagai pengisi kebun binatang dan dikenal dengan nama ‘Kelinci hidung hitam dari Cina’. Warna hitam pada kaki mulai timbul pada umur 3-4 minggu, mula-mula pucat lalu menjadi hitam. Himalayan yang disilangkan dengan New Zealand White, anak-anaknya menyerupai Himalayan. Kalau disilangkan dengan kelinci berwarna lain, keturunannya tak ada yang menyerupai Himalayan. Sekian dulu yaaa penjabaran tentang aneka ras kelinci….lain waktu saya posting untuk beberapa ras lainnya…

Comments (83) »

kelinci Hias

menarik memang berbicara tentang kelinci hias, jenisnya yang beragam & bentuknya yang lucu membuat tidak sedikit orang yang tertarik untuk memelihara hewan ruminansia ini. Belum lagi tayangan televisi yang sering menampilkan profil peternakan kelinci di indonesia. hmm.. jadi makin banyak aja deh yang demen ame rabbit 🙂

Di Indonesia , kelinci lebih banyak dipotensikan sebagai hewan piaraan, maklum, sebagian masyarakat masi merasa “ngge tega” untuk memakan daging hewan satu ini. itupula yang menjadikan kelinci hias lebih laku di pasaran dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. satu contoh , seekor indukan kelinci hias rex asal amerika dapat dihargai 300.000 di jakarta dan indukan Lokal dapat dibeli dengan harga 75.000 di pasar jatinegara. bayangkan potensi bisnis yang lumayan menggiurkan bukan 😉

Tetapi jangan salah dulu, menurut informasi yang didapat melalui internet ternyata banyak pula permintaan terhadap daging kelinci ini. dan sangat dimungkinkan kedepan akan lebih banyak lagi, apalagi isu flu burung yang hingga kini belum mereda, bahkan beberapa Rumah Sakit di bandung sudah mengganti daging ayam dengan daging kelinci yang konon sangat baik untuk kesehatan karena mengandung asam lemak tak jenuh , hehee..

berarti.. potensi keduanya lumayan bagus, tertarikkah anda ??

Comments (6) »